Makanan yang Tepat untuk Pelajar

Ketika sampai di sekolahnya, para siswa ternyata bebas belanja apa saja tanpa ada kontrol dari pihak manapun. Akibatnya mereka terjebak dengan makanan yang kurang baik untuk pertumbuhan dan keperluan otaknya.

dokumen Foto Fajar Literasi.com

Padahal tersedianya makanan yang cukup cakupan gizi, serta sesuai kebutuhan tubuh tentu merupakan kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi oleh seorang pelajar, jika hasil pembelajaran yang diharapkan akan dapat tercapai.

Karena selain rajin belajar, ada beberapa faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif diantaranya kemampuan belajar dan memori anak sekolahan. Nutrisi yang baik merupakan faktor lain yang mempengaruhi kemampuan kognitf.

Tentu kita harus memahami, apa saja nutrisi yang bisa jadi makanan otak yang harus disiapkan sesuai dengan kebutuhan anak-anak di sekolah diantaranya;

1. Protein
Protein adalah rantai asam amino yang berfungsi sebagai blok pembangun untuk otak dan sistem saraf. Protein membantu dalam pemeliharaan dan perbaikan sel-sel otak serta pasokan energy untuk kewaspadaan.

Protein juga membantu dalam produksi bahan kimia neurotranmiter yang memungkinkan komunikasi antar sel-sel otak, membantu sintesis informal dan menguatkan daya ingat.

Makanan yang menjadi sumber protein misalnya tahu, kacang, daging ayam putih dan produk susu rendah lemak. Hindari lemak daging seperti daging sapi atau sejenisnya, makanan ini mengandung lemah jenuh yang dapat menyebabkan kelelahan mental.

2. Makanan kaya vitamin B
Kelompok vitamin B kompleks terdiri dari delapan vitamin yang berbeda, yang membantu fungsi otak dengan baik. Vitamin ini membantu tubuh mengkonversi kolin, yaitu asam amino yang ditemukan dalam sumber makanan menjadi asetilkolin, yaitu neurotranmiter kimia yang membantu dalam memori dan proses belajar.

Kelompok vitamin B kompleks, seperti vitamin B-5 dan B-6, juga dapat menawarkan mamfaat anti stress dan kecemasan saat ujian. Contoh makanan yang kaya vitamin B adalah telur, bayam, kangkung, ikan, kedelai, walnut, kentang dan tomat.

3. Gandum utuh
Gandum utuh, roti gandum, tortilla dan muffin mengandung karbohidrat kompleks, yang merupakan sumber energy utama untuk tubuh dan otak. Tubuhmengubah karbohidrat kompleks menjadi glukosa, kemudian tubuh akan menggunakannya sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kewaspadaan dan fungsi memori.

Hindari roti putih, pasta, dan produk tepung putih. Meskipun tubuh juga mengubah karbohidrat dalam makanan menjadi glukosa, tapi tubuh melakukannya di tingkat yang lebih cepat.

Hal ini menghasilkan energi ‘meledak’ dalam waktu singkat serta diikuti dengan kelelahan mental dan fisik, yang biasanya menyebabkan siswa mudah mengantuk dikelas.

4. Asam lemak esensial
Asam lemak esensial  lemak yang tidak bisa dihasilkan tubuh, sehingga kita harus mendapatkannya dari sumber makanan dan suplemen. Lemak ini diperlukan impuls saraf yang mempengaruhi memori dan proses belajar.

Asam lemak esensial juga dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak dengan membersihkan deposit lemak yang menumpuk sepanjang dinding sistem sirkulasi. Hal ini akan meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi otak.

Hal tersebut sangat diperlukan secara optimal. Asam lemak ditemui pada ikan laut, seperti salmon, ikan tuna, dan ikan herring. Dan juga dapat diperoleh dari biji ramin, kenari dan minyak zaitun.

0 Response to "Makanan yang Tepat untuk Pelajar"

Posting Komentar